Judul: 10 Candi Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi
Pendahuluan
Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan budaya dan sejarah, termasuk berbagai situs bersejarah seperti candi. Candi-candi ini tidak hanya memiliki arsitektur yang megah, tetapi juga menyimpan kisah-kisah yang menghubungkan kita dengan peradaban masa lalu. Dalam artikel ini, kami akan membahas 10 candi terindah di Indonesia yang wajib dikunjungi, lengkap dengan informasi sejarah, arsitektur, dan tips berkunjung.
1. Candi Borobudur, Jawa Tengah
Sejarah dan Arsitektur
Candi Borobudur adalah salah satu situs warisan dunia UNESCO yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Dibangun pada abad ke-9, candi ini merupakan contoh seni arsitektur Buddhis yang luar biasa. Candi ini terdiri dari 9 platform yang dikelilingi oleh 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha.
Candi ini dirancang dalam bentuk lotus yang merepresentasikan pencerahan dan jalan menuju nirwana. Pada saat matahari terbit, keindahan Borobudur semakin memukau, menciptakan suasana yang menenangkan bagi para pengunjung.
Tips Berkunjung
- Datanglah pagi-pagi untuk menikmati sunrise di puncak candi.
- Siapkan kamera untuk mengambil gambar yang menakjubkan.
- Tanyakan panduan lokal untuk memahami lebih dalam tentang relief dan sejarah Borobudur.
2. Candi Prambanan, Jawa Tengah
Sejarah dan Arsitektur
Candi Prambanan, juga terletak di Jawa Tengah, adalah candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9. Candi ini didedikasikan untuk Trimurti, yaitu Brahma, Wisnu, dan Siwa. Kompleks candi ini memiliki lebih dari 240 candi kecil, namun candi utamanya adalah candi Siwa yang setinggi 47 meter.
Keindahan arsitektur Prambanan terletak pada ukiran-ukiran halus yang menggambarkan cerita Ramayana. Candi ini juga terdaftar sebagai situs warisan dunia UNESCO.
Tips Berkunjung
- Cobalah untuk menghadiri pertunjukan Ramayana yang sering diadakan di kompleks candi.
- Kenakan alas kaki yang nyaman karena Anda akan berjalan cukup jauh.
- Jangan lupa unggah foto-foto ke media sosial Anda!
3. Candi Mendut, Jawa Tengah
Sejarah dan Arsitektur
Candi Mendut adalah candi Buddha yang berlokasi tak jauh dari Borobudur. Dibangun pada abad ke-8, candi ini memiliki arsitektur yang unik dengan wajah Buddha yang besar dan menakjubkan. Candi ini juga memiliki segudang relief yang menggambarkan ajaran Buddha.
Keberadaan Candi Mendut dekat dengan Candi Borobudur membuatnya menjadi destinasi yang ideal untuk dikunjungi bersamaan.
Tips Berkunjung
- Cobalah untuk datang saat jam buka untuk menghindari kerumunan.
- Pelajari lebih lanjut tentang ajaran Buddha melalui relief yang ada.
4. Candi Singosari, Jawa Timur
Sejarah dan Arsitektur
Candi Singosari terletak di Malang, Jawa Timur. Candi ini dibangun pada abad ke-13 dan merupakan peninggalan Kerajaan Singosari. Arsitektur candi ini dipengaruhi oleh gaya arsitektur Hindu dan Budha, membuktikan adanya keterkaitan antara dua agama tersebut di masa lalu.
Candi Singosari dikenal dengan arca-arca unik, salah satunya adalah arca Ken Dedes, yang dianggap sebagai simbol dari kecantikan dan kekuatan perempuan pada zamannya.
Tips Berkunjung
- Mengunjungi pada pagi atau sore hari agar tidak terlalu panas.
- Luangkan waktu untuk menjelajahi area sekitar candi karena memiliki pemandangan alam yang indah.
5. Candi Kalasan, Jawa Tengah
Sejarah dan Arsitektur
Candi Kalasan merupakan candi Buddha yang dibangun pada abad ke-8. Candi ini terletak tidak jauh dari Prambanan dan dikenal dengan arsitektur dan reliefnya yang sangat detail. Keunikan dari Candi Kalasan adalah adanya stupa yang menawan di atas candi, yang menjadi ciri khas candi Buddha.
Tips Berkunjung
- Rencanakan kunjungan pada sore hari supaya bisa menikmati keindahan sunset yang menakjubkan.
- Ajak pemandu lokal untuk menjelaskan tentang sejarah dan fungsi candi.
6. Candi Borobudur, Sambisari, dan Candi Plaosan
Candi Sambisari dan Candi Plaosan
Candi Sambisari terletak di Sleman, Yogyakarta, dan merupakan candi Hindu yang tersembunyi. Sementara Candi Plaosan, yang berdekatan dengan Prambanan, adalah kombinasi dari arsitektur Buddha dan Hindu. Kedua candi ini memberikan pengalaman berbeda namun sama menariknya.
Tips Berkunjung
- Kunjungi saat jam buka untuk melihat candi dengan lebih leluasa.
- Siapkan keterampilan fotografi Anda untuk menangkap keindahan arsitektur candi-candi ini.
7. Candi Sewu, Jawa Tengah
Sejarah dan Arsitektur
Dikenal sebagai “Candi Seribu,” Candi Sewu dibangun pada abad ke-8 dan berada tidak jauh dari Candi Prambanan. Candi ini merupakan candi Buddha yang memiliki 249 candi kecil, menjadikannya salah satu kompleks candi terbesar di Jawa. Arsitekturnya yang megah dan banyaknya patung Buddha menjadikannya lokasi yang perlu dikunjungi.
Tips Berkunjung
- Luangkan waktu untuk menjelajahi semua sudut candi dan mengambil foto.
- Pastikan membawa air minum untuk menjaga hidrasi selama menjelajah.
8. Candi Gunung Sari, Bali
Sejarah dan Arsitektur
Candi Gunung Sari berada di daerah Tabanan, Bali. Merupakan contoh arsitektur Hindu yang menggabungkan keindahan alam dan budaya. Candi ini memiliki taman yang indah dan pondok terkenal yang menambah daya tarik tempat ini.
Tips Berkunjung
- Cobalah untuk mengunjungi saat upacara keagamaan untuk merasakan atmosfer yang lebih sakral.
- Kenali lebih dalam tentang budaya Bali dengan berbicara pada penduduk lokal.
9. Candi Cangkuang, Jawa Barat
Sejarah dan Arsitektur
Candi Cangkuang adalah situs agama Hindu yang terletak di daerah Garut, Jawa Barat. Candi ini memiliki arsitektur yang sederhana namun cukup indah, dan menyimpan makna penting dalam sejarah Indonesia. Dikenal dengan nuansa alami di sekitar candi, pengunjung dapat menikmati suasana damai saat berkunjung.
Tips Berkunjung
- Jelajahi pula desa sekitar untuk mendapatkan pengalaman lokal yang lebih kaya.
- Bawa camilan ringan untuk bersantai di area candi.
10. Candi Geivika, Sulawesi Selatan
Sejarah dan Arsitektur
Candi Geivika adalah candi Hindu yang kurang terkenal dibandingkan candi lainnya, namun memiliki daya tarik tersendiri. Terletak di Sulawesi Selatan, candi ini merupakan warisan sejarah yang mengesankan dengan pola arsitektur yang khas.
Tips Berkunjung
- Cobalah untuk bertanya kepada penduduk lokal tentang candi ini; mereka mungkin memiliki informasi menarik tentang sejarahnya.
- Gunakan pakaian yang nyaman untuk menjelajahi sekitar candi.
Kesimpulan
Candi-candi di Indonesia mencerminkan kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki oleh negara ini. Dengan beragam arsitektur dan latar belakang spiritual, setiap candi memiliki cerita unik yang dapat menginspirasi kita untuk lebih menghargai warisan budaya. Dengan mengunjungi candi-candi ini, kita tidak hanya dapat menyaksikan keindahan arsitektur, tetapi juga merasakan kedamaian dan kebijaksanaan yang terkandung di dalam setiap ukiran dan relief.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
-
Apa waktu terbaik untuk mengunjungi candi-candi di Indonesia?
- Waktu terbaik adalah pada pagi atau sore hari, ketika cuaca lebih sejuk dan cahaya matahari ideal untuk fotografi.
-
Apakah ada biaya masuk untuk mengunjungi candi-candi ini?
- Ya, sebagian besar candi memungut biaya tiket. Pastikan untuk memeriksa tarif terbaru sebelum berkunjung.
-
Apakah ada pemandu yang bisa dijumpai di candi?
- Banyak candi menyediakan pemandu lokal yang terlatih untuk memberikan informasi mendalam tentang sejarah dan arsitektur candi.
-
Apakah ada peraturan yang perlu diperhatikan saat mengunjungi candi?
- Ya, pengunjung biasanya diharapkan untuk mengenakan pakaian sopan dan menjaga kebersihan lokasi.
- Bagaimana cara mencapai candi-candi yang lebih terpencil?
- Sewa mobil atau motor adalah pilihan yang baik, tetapi pastikan untuk merencanakan rute dan memeriksa kondisi jalan.
Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda merencanakan kunjungan ke candi-candi terindah di Indonesia. Selamat berpetualang!









